Hari yang pernah dilalui dengan sebait kata suci, membawa sejuta harapan akan tempat kita bersama.
mungkin Tuhan akan menangis jika melihat rumahNya begitu reot.
lafalkan kata-kata suci nan indah,merangkak keluar dari dalam hati, seraya mengharapkan Sang Kuasa memperhatikan rumahNya.
lonceng pemanggilan, menghentakkan tebing di barat dan perbukitan di timur.
adakah rindu itu sejati?
adakah rindu itu dari lubuk jiwa?
ataukah rindu itu hanya rutinitas yang relatif???
Engkau Yang paling Mengerti suara di celah bebatuan cadas ini.
Bukan bangunan yang mencerminkan hati kami,,,tapi kerinduan kami adalah jawabnya.
Tiada guna ku mencari diriMu ya Raja di dalam rumah megah,sedangkan Kau telah hadir di rumah reot yang sudah ku jejaki di hari kemarin.
berperkaralah atas hati kami, dan tegurlah mereka ya Sang HAKIM AGUNG.
kerinduan ini menjadi mimpi yang dilarikan di belantara Sabana. di tanah yang dijuluki tanah para marapu
mungkin Tuhan akan menangis jika melihat rumahNya begitu reot.
lafalkan kata-kata suci nan indah,merangkak keluar dari dalam hati, seraya mengharapkan Sang Kuasa memperhatikan rumahNya.
lonceng pemanggilan, menghentakkan tebing di barat dan perbukitan di timur.
adakah rindu itu sejati?
adakah rindu itu dari lubuk jiwa?
ataukah rindu itu hanya rutinitas yang relatif???
Engkau Yang paling Mengerti suara di celah bebatuan cadas ini.
Bukan bangunan yang mencerminkan hati kami,,,tapi kerinduan kami adalah jawabnya.
Tiada guna ku mencari diriMu ya Raja di dalam rumah megah,sedangkan Kau telah hadir di rumah reot yang sudah ku jejaki di hari kemarin.
berperkaralah atas hati kami, dan tegurlah mereka ya Sang HAKIM AGUNG.
kerinduan ini menjadi mimpi yang dilarikan di belantara Sabana. di tanah yang dijuluki tanah para marapu
0 komentar :
Posting Komentar