Rabu, 15 April 2015

Pahit!!! Pedis!!!!! Hambar!!!!!
Memerahkan hari  kelam.
Dimana mbola pahappa_mu anggu?
Hiruk pikuk yang mencurinya.
Dapat terhitung dengan jari jumlah kalumbut yang tersisa.
Bak wunnang kehilangan kalumbut saat hamayang. Itulah wajah tanah cendana ini......
Hari esok???????
Masih adakah kalumbut yang tersisa????
Masih,,,,,, masih ada.......
Dengarlah lantunan lagu sendu yang dimainkan lewat tukku tanpa tuan ini.

Tagged:

0 komentar :

Posting Komentar